Tulus.

20140214-225613.jpg

Aku menyayangimu,
Seperti matahari yg selalu bisa mengalah untuk bulan.
Aku menyayangimu,
Seperti pelangi yg selalu menunggu hujan.
Aku menyayangimu,
Seperti bintang setia pada langit malam.
Dan aku menyayangimu,
Seperti bulan yg rela teralihkan oleh bintang.

Kita bertengkar.
Namun pada akhirnya,
Kita selalu menemukan caranya untuk kembali.
Menutup segala lubang,
Mengikis amarah.
kita akan membuat sebuah rumah untuk berdiam.
Tanpa jaminan,
Badai takkan melewatinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s